Home / Kabar / Dalam Negeri / Untung Saja Pak Jokowi Hormat Bendera

Untung Saja Pak Jokowi Hormat Bendera

Sebarkan:

Jokowi hormat benderaKemarin saya tidak sempat hadir ke istana negara untuk mengikuti Upacara bendera. Kebetulan saya pulang kampung jadi gak bisa hadir ke Istana. Lagi pula kalau saya hadir nanti saya takut dituduh menghabiskan anggaran uang rakyat seperti kemarin saat saya diundang ke Istana negara.

Tapi walau saya tidak hadir saya terus berdoa dan berharap agar pak Jokowi tidak membuat kesalahan sekecil apapun bentuknya agar beliau tidak dibully di media sosial seperti pak JK kemarin yang kena bully karena dianggap tidak menghormat bendera.Padahal Pak JK itu sudah bertindak benar dan mengikut pendahulunya yaitu Pak Hatta yang juga tidak menghormat bendera dengan mengangkat tangan. Padahal aturan menghormat bendera dengan cara itu sudah benar adanya. Jadi harap maklum saja kita ini memang buta aturan dan suka sok tahu dan langsung menyalahkan padahal tidak tahu perkara yang sebenarnya.

Ternyata doa saya walau tidak disiarkan 7 stasiun tv dan hanya sendirian berdoanya Alhamdulillah ya tetap dikabulkan Allah. Kemarin pak Jokowi tidak melakukan kesalahan yang bisa menimbulkan bullyan. memang ada sih kata-kata lanjutkan yang saya denger menjadi bullyian tapi itu tidak masuk dalam hitungan kesalahan yang fatal.

Jadi menurut saya pak JK tidak hormat bendera itu mengejutkan yang tidak tahu itu wajar. namnaya juga tidak tahu dan mungkin dianggap tidak lazim. Jadi seharusnya Pak JK hormat saja seperti biasa biar nggak mengaggetkan yang tidak tahu undang-undangnya. Maklumlah rakyat Indonesia walau punya gadget canggih dan bisa fban dan twitteran tapi tingkat pendidikkannya tidak semuanya tinggi dan tidak semua tahu undang-undang dan tata cara menghormat bendera. jadi nggak ada salahnya pak JK menghormat seperti biasa saja biar nggak kena bully sama yang tidak tahu undang-undang tadi.

Hal-hal khusus dalam tatacara apapun pasti ada pengecualiannya. Dalam sholat saja juga banyak tata cara khusus yang tidak semua orang bisa mengetahuinya kalau tidak belajar mendalam dan mempraktekannya. Misalnya sholatnya orang yang musafir itu boleh dipersingkat cuma 2 rakaat yang tadinya 4 rakaat. Seperti halnya jika orang tersebut disable tak punya tangan untuk menghormat berarti kan tata cara itu masih bisa dipakai dan memenuhi syarat.

Bagi yang suka membully dan menyalahkan sesuatu yang belum tahu ujung pangkal dan tidak mengetahui aturannya sebaiknya lebih hati-hati lagi untuk berkomentar di medai sosial. Karena jika jadi heboh dan ketahuan bahwa anda yang tidak faham aturannya bukannya anda jadi terkenal secara positif tapi anda jadi terkenal karena kebodohan anda sendiri.

Gunawan

Pengamat Politik & Sosial Kemasyarakatan follow @GUNAWANug https://www.facebook.com/gunawankompasianer PIN BB 56E755C9

Check Also

593b42d0-3a30-40b1-a817-c1d6a305a18a_43

Prabowo Resmi Jadi Capres Gerindra

  Kabarkanlah.com – Partai Gerindra secara resmi memberikan kepada Prabowo Subianto maju jadi capres 2019. ...

Comments

Tinggalkan Balasan

//