Home / Hukum / Sosok Dosen UII Anggota MCA yang Diciduk Polisi

Sosok Dosen UII Anggota MCA yang Diciduk Polisi

Sebarkan:

3e39b80b-10b4-436c-8405-ba8a0fdc4942_169

 Sleman – Tara Arsih Wijayani (40), dosen tidak tetap Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta diciduk polisi karena menyebar hoax di media sosial. Di lingkungan tempat tinggalnya, Tara dikenal sebagai sosok yang tertutup.

“Setelah bercerai dengan suaminya sekitar 5 tahun lalu, Bu Tara jarang kumpul bersama warga. Mungkin karena kesibukannya, dengar-dengar mengajar di UII dan beberapa kampus lain,” kata Kepala Dukuh Krajan, Arifin Nur Hamzah, saat ditemui wartawan di rumahnya, Rabu (28/2/218).

Tara memiliki rumah di Dusun Krajan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman.

Arifin mengaku belum menerima informasi jika Tara ditangkap aparat Polda Jawa Barat. Di rumahnya, Tara yang berasal dari Jakarta itu hanya tinggal bersama dua anaknya.

“Memiliki empat anak, yang dua sudah kerja, yang dua lagi kuliah dan SMA. Aslinya dari Jakarta, keluarganya di sana. Di sini tidak memiliki saudara,” jelas Arifin.

Hal senada disampaikan salah seorang tetangga, Surono (50). Sosok Tara diakuinya jarang sekali keluar rumah berkumpul bersama warga setempat. Bahkan sempat ada tetangga yang meninggal dunia, Tara tidak tampak ikut melayat.

“Sering pagi sudah berangkat kerja, pulang kadang sore kadang malam. Setahu saya dia ngajar les Bahasa Inggris,” ujarnya yang berumah tinggal di depan rumah Tara.

Surono pun tak tahu jika Tara ditangkap polisi. Dia mengaku terakhir kali melihat Tara beraktivitas di rumahnya sekitar 4 hari lalu. Setelah itu, hingga kini dia tak lagi mengetahui keberadaan Tara.

“Itu di rumah ada anaknya yang paling kecil, cewek masih sekolah SMA,” imbuhnya.

Pantauan di lokasi, rumah Tara berada di gang sempit sebelah timur kantor Kecamatan Kalasan. Bangunan rumah bercat putih itu tampak tidak terawat. Jendela dan pintu rumah juga terlihat tertutup rapat.

Saat dimintai konfirmasi sebelumnya, Direktur Humas UII, Karina Utami Dewi membenarkan Tara adalah dosen tidak tetap di UII sejak tahun 2005.

“Iya betul itu identitasnya, diperbantukan mengajar mata kuliah umum Bahasa Inggris. Tapi tolong bedakan sikap yang bersangkutan sebagai individu dan tidak mencerminkan UII sebagai institusi,” jelasnya.

Tara ditangkap polisi di Jakarta, Senin (26/2) malam. Dari hasil pemeriksaan diketahui TA merupakan anggota Muslim Cyber Army (MCA). (sip/sip)

admin

admin

Check Also

593b42d0-3a30-40b1-a817-c1d6a305a18a_43

Prabowo Resmi Jadi Capres Gerindra

  Kabarkanlah.com – Partai Gerindra secara resmi memberikan kepada Prabowo Subianto maju jadi capres 2019. ...

Comments

Tinggalkan Balasan

//